PANGLIMA DIVISI INFANTERI 2 KOSTRAD

136

SAMBUTAN

PADA ACARA PEMBUKAAN PENATARAN SESKOAD TA 2017 

SATJAR DIVIF 2 KOSTRAD

Tanggal 

  : 15 Pebruari 2016

Pukul 

  : 07.30

Tempat 

  : Gedung PPSP Madivif 2 Kostrad

Assalamu’alaikum Wr. Wb, 

Selamat Pagi dan Salam Sejahtera bagi kita semua,

Yang saya hormati Kepala Staf Divisi Infanteri 2 Kostrad,

Para Asisten Kepala Staf Divisi Infanteri 2 Kostrad yang saya hormati,

Komandan penataran, dan pendukung serta para Perwira peserta penataran Seskoad TA 2017 yang saya banggakan,

Pertama-tama marilah kita senantiasa memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan 

rahmat dan karunia-Nya,   pada hari ini kita dapat hadir pada acara Pembukaan Penataran Seskoad TA 2017. Kita ketahui bersama, 

bahwa pendidikan Staf Umum dan Komando di Seskoad merupakan pendidikan pengembangan umum tertinggi di lingkungan 

TNI Angkatan Darat. Menjadi Pasis Dikreg Seskoad merupakan dambaan setiap Perwira TNI AD, karena pendidikan Seskoad 

merupakan pintu kritis yang harus dilalui untuk pengembangan karier selanjutnya. Tanpa melalui pendidikan Seskoad, peluang 

perwira untuk mengembangkan karier di TNI AD menjadi sangat terbatas. Namun demikian bukan berarti pendidikan Seskoad 

merupakan jaminan utama bagi perwira untuk memperoleh pengalaman karier yang diinginkan. Masih banyak faktor-faktor 

penentu  lainnya yang menjadi pertimbangan organisasi untuk menempatkan perwira dalam mengembangkan karier selanjutnya. 

Hadirin tamu undangan serta para peserta penataran yang saya hormati,

Keberhasilan peserta seleksi Seskoad dalam mengikuti seleksi Seskoad TA 2017 ditentukan oleh kesiapan peserta seleksi Seskoad 

itu sendiri, dalam hal ini yaitu mempersiapkan mental, fisik, kesehatan dan akademiknya. Oleh karena itu, demi mewujudkan 

kesiapan peserta seleksi Casis Seskoad TA 2017 maka perlu diberikan gambaran tentang pelaksanaan seleksi tersebut dengan 

mengadakan penataran, adapun materi penataran sudah meliputi materi yang akan diujikan dalam pelaksanaan. Materi pokok 

akademik meliputi: Aplikasi (taktik dan dinas staf), Teori (taktik, dinas staf, bintal/pengum, binlat dan bahasa Inggris) dan 

Karangan Militer. Pada dasarnya, tidak ada materi baru yang luar biasa dan belum pernah diujikan sebelumnya yang akan diuji 

di Seskoad. Artinya, tidak ada materi yang tidak dimengerti atau yang sulit dipahami, masalahnya mungkin menjadi sulit karena 

kesiapan mental peserta penataran dalam mengikuti proses belajar mengajar itu yang tidak baik, karena pertimbangan malas 

berpikir, malas bekerja, dan maunya selalu santai berlagak pemimpin yang hebat.

Hadirin serta para peserta penataran yang saya banggakan,

Sebagai perwira yang disiapkan menjadi kader-kader pimpinan, beberapa Pokok-pokok Implementasi Kepemimpinan Untuk 

Menghadapi Dinamika dan Tantangan Tugas, yaitu :

Pertama, Moralitas dan Etika Keprajuritan, yaitu bahwa setiap pemimpin harus “Baik akhlak dan budi pekertinya serta senantiasa 

memegang teguh etika keprajuritan” Moralitas itu adalah sifat moral atau keseluruhan azas dan nilai yang berkaitan dengan baik 

dan buruk, serta menjadi dasar penilaian terhadap sikap atau perbuatan yang pantas atau tidak pantas dilakukan. Sedangkan etika 

itu adalah ilmu tentang yang baik atau buruk. Jadi ada hubungan yang sangat dekat antara etika dan moral, yaitu bahwa etika itu 

adalah ilmu yang menyelidiki tingkah laku moral.

Kedua, Komitmen dan Visioner, setiap pemimpin harus “Memiliki kemantapan hati dan pikiran, teguh pendirian, menjaga amanat 

dan memiliki cita-cita yang tinggi serta berwawasan jauh ke depan” Pemimpin yang visioner, yaitu pemimpin yang “berpikir 

global tetapi bertindak lokal” pemimpin yang menginginkan masa depan organisasi atau satuan yang dipimpinnya  selalu lebih 

baik dari masa kini.  Pemimpin yang punya visi kuat tidak akan mudah surut meskipun berbagai tantangan menghadangnya, dan 

pemimpin itu harus berani mengambil resiko untuk menjemput dan meraih keberhasilan yang jauh lebih besar. 

Ketiga, Konsentrasi, Setiap pemimpin harus “Memiliki daya untuk dapat memusatkan pikiran dan kekuatan hanya  kepada tugas 

pokok” Motto Prajurit terhadap tugas adalah bahwa tugas itu di atas segalanya, dan sekecil apapun tugas itu tidak boleh gagal, 

tidak boleh kalah dan harus berhasil.  Motto itu dipertegas dengan prinsip prajurit dalam menghadapi tugas, yaitu : dari pada gagal 

dalam tugas, lebih baik pulang nama.

Keempat, Konsisten dan Konsekuen, setiap pemimpin harus “Memiliki kemantapan dan kestabilan jiwa, tidak mudah dihasut atau 

dibelokan hati nuraninya serta memiliki satu kesatuan antara, pikiran, ucapan dan perbuatan”.  

Seorang pemimpin disamping teguh pendirian, kata-katanya harus dapat dijadikan pegangan, sekali terucap selamanya kata-

katanya tetap menjadi pedoman bagi bawahannya.

Kelima, Kreatif, setiap pemimpin harus “Memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru atas dasar buah pikiran dan 

kecerdasan akal yang dilandasi dengan nilai nurani”.

Pemimpin inovatif tidak pernah berpikir dalam serba keterbatasan, menyerah kalah karena kondisi. Bagi pemimpin yang kreatif