84

84

ORASI POLITIK PANGDIVIF 2 KOSTRAD DALAM RANGKA 

PELANTIKAN PENGURUS HMI DAN KOHATI CAB. MALANG

2

JUN 2016

Pangdivif 2 Kostrad memberikan orasi pada acara pelantikan pengurus HMI dan KOHATI cabang Malang

P

anglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen 

TNI Ganip Warsito, S.E.,M.M. memberikan 

orasi kepada para Civitas Akademika HMI dan 

KOHATI Malang pada acara Pelantikan Pengurus 

HMI serta KOHATI cabang Malang tahun 2016, 

di Pendopo Kabupaten Malang, (2/6/2016). Dalam 

orasinya yang berjudul “Menguatkan Peran TNI 

dan Mahasiswa dalam menjaga keutuhan NKRI 

dari Paham Radikalisme”, Panglima Divif 2 Kostrad 

mengatakan, mahasiswa dan seluruh warga indonesia 

umumnya, dapat bahu membahu bersama-sama 

meningkatkan program deradikalisasi dalam rangka 

untuk mengantisipasi setiap adanya paham radikal 

yang masuk/berkembang di kalangan masyarakat 

indonesia, khususnya di wilayah propinsi jawa timur 

ini. Sehingga berbagai paham radikal yang saat ini 

telah mempengaruhi masyarakat di berbagai lapisan 

dan kalangan, dapat dicegah lebih dini. Lebih lanjut 

Pangdivif 2 Kostrad menjelaskan, bahwa terdapat 

dua kelompok radikal di Indonesia yaitu kelompok 

radikal kiri dan kelompok radikal kanan. Gerakan 

radikal kanan di masa sekarang sudah mulai 

muncul ke permukaan, gerakan tersebut diketahui 

dilakukan oleh para tokoh mantan DI/TII beserta 

simpatisannya. Saat ini gerakan-gerakan radikalisme 

sudah bermetamorfosa menjadi gerakan terorisme. 

Sedangkan Radikal kiri, saat ini dikenal dengan 

komunis gaya baru (KGB). Hal ini dapat dilihat dari 

kelompok mereka mulai membaur dan menyusupi di 

semua lini, termasuk di beberapa elemen masyarakat, 

aparat pemerintahan dan tak terkecuali juga di 

kalangan mahasiswa 